17. Runyam

1505 Kata

17. Runyam Bakda isya usai mengikutin manaqib rutin Aisyah memilih kembali ke kamar. Apalagi sejak tadi terasa agak pening. Tapi baru beberapa langkah mengayun kaki, dia berhasil berhenti saat ada yang ditangkap. Reflek menoleh Aisyah mendapati Sofi sedang berdiri tidak jauh darinya. Sontak netra Aisyah langsung tertuju pada tangan gadis itu, Aisyah melihat Sofi menenteng satu mug keramik jadi. Aisyah sempat tidak percaya melihat Sofia senang. Pasalnya sejak dia mulai pesantren ini, Sofia dan beberapa peserta yang paling tidak suka dengan kedatangan Aisyah. Mereka selalu berusaha mencari kesalahan juga membuat gara-gara. Jika dulu Aisyah akan melawan, tetapi setelah ikrar berubah menjadi lebih baik, Aisyah selalu berusaha sabar menghadapi Sofi. Kali ini tatapan Sofi lebih hangat dan bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN