18. Runyam (2)

1435 Kata

18. Runyam 2 "Buya ...!" Ammar panik saat netranya memindai raga Buya yang tidak sadarkan diri. Rasa bersalah langsung bersarang di hati Ammar. Kenapa bisa sangat ceroboh sekali. Ammar dibuka mundur tangan Aisyah dengan rasa jijik dan tatapan tajam. Setelah menerima beberapa santri untuk mengguyur Aisyah dengan beberapa ember udara. Ammar tak acuh, pergi Aisyah dan langsung membawa sang kakek ke mobil untuk menuju rumah sakit terdekat. Sepanjang perjalanan tidak henti Ammar merutuk. Kenapa bisa sampai terjadi hal di luar kendali. Sangat wajar jika Buya kaget. Lebih dari ini dia memiliki riwayat penyakit jantung, ditambah sejak kemarin sakit sang kakek belum meminum obat yang harusnya rutin dikonsumsi sejak operasi bypas jantung dulu. Wallahi amarah Ammar memuncak pada Aisyah. Andai tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN