19. Musyawarah Aisyah tidak bisa tenang. Hatinya diliputi kejanggalan. Meski sudah berhasil tabayyun dan tetap berhusnudzon, tapi rasa penasaran sangat merongrong benaknya. Usai mengganti baju dan berbaring, mata Aisyah tidak bisa mengatup rapat. Angannya terbang pada acara pembukaan yang dihadiri sebelumnya. Aisyah berharap pagi akan segera disambut, lalu dia ingin bertanya langsung pada Sofia. Itu akan Aisyah lakukan sebagai langkah tabayyun, musyawarah langsung apa benar jika Sofia telah setega itu melakukan kejahatan. Aisyah merapal istighfar terus dalam hati. Bayangan wajah Hanif-papanya, juga sang mama, langsung melintas dalam otak. Aisyah tidak akan melihat senyum bangga dari kedua orangtuanya akan kembali redup. Susah payah dia menyeret langkah sampai di ini. Nyatanya Allah masi

