Talita terlihat heran begitu dia keluar dari dalam mobil Aska. “Kenapa rame banget,” batin gadis itu. “Kaget ya ....” bisik Aska yang tiba-tiba saja sudah berdiri tepat di samping gadis itu dengan posisi sedikit membungkuk. Talita terkejut, hampir saja jantungnya copot. Gimana nggak terkejut, tiba-tiba saja mahluk tinggi besar sudah berdiri saja di sampingnya. “Dasar raja jin!” Aska tersenyum. “Kemarin dajal, sekarang raja jin. Emang nggak ada panggilan yang lebih bagus?” Talita memutar bola matanya jengah, malas sekali meladeni Aska. “Ihh ... serah gue lah!” Tanpa mempedulikan Aska, gadis itu berlalu begitu saja berjalan menuju ke dalam rumah. Aska menghela nafas, tetap berusaha sabar menghadapi sikap Talita, ikut berajan masuk ke dalam rumah yang memang saat itu suasananya begitu r

