Ema mengeluarkan bahan-bahan masak nya dari dalam kulkas, Nial yang baru saja mencuci wajah nya langsung menghampiri Ema. “biar aku saja, kau mandi lah dulu” kata Nial membuat Ema langsung menggelengkan kepala nya. “aku sudah mandi tadi” “tadi ya tadi, cepat lah mandi. Bauuu” ujar Nial mendorong Ema masuk kedalam kamar nya lalu mengunci Ema dari luar. Ema tidak terima dikatakan bau pun langsung menggedor-gedor pintu. “kau lakukan apa saja, mandi, tidur, atau apa lah. Biar aku yang memasak” teriak Nial “NIAL JANGAN HANCURKAN DAPUR KU!” Nial menulikan teriakan demi teriakan yang berasal dari kamar, ia mulai melakukan kegiatan memasak nya. Sedangkan di kamar Ema mondar-mandir sambil mengigit jari-jari nya, apa yang akan Nial perbuat pada bahan-bahan nya? Bagaimana dengan dapur nya?. N

