Ami dan Nial sama-sama berada dilampu merah, mobil mereka sejajar. Nial yang menyadari duluan langsung mengambil ponselnya lalu menghubungi Ema, namun tidak diangkat oleh Ami. Karena memang sudah peraturan antara Ema dan Ami mereka menggunakan ponsel yang berbeda. Ami meninggalkan ponsel Ema dirumah dan ia hanya membawa ponselnya. Ketika lampu sudah bewarna hijau Ami langsung menancap gas dengan kecepatan penuh, inilah yang dinamakan hidup berkendara seperti ingin mendekatkan diri kepada tuhan. ‘mau kemana sebenarnya dia?’ batin Nial, Nial ingin sekali mengejar Ema tapi sekarang ia sedang ada pertemuan dengan mr. Mebaskara direstoran A. Ami melangkakan kakinya kedalam restoran A, setelah mengganti gaunnya menjadi hitam dibutik tadi tiba-tiba saja perutnya menjadi lapar. Saat Ami masuk k

