Dua Puluh

450 Kata

Ema tersentak bangun dari tidur nya, ia bahkan tidak ingat kapan dan bagaimana bisa ia tertidur pulas seperti ini. Saat ia benar-benar sadar dari tidur nya ia melihat Sari dengan santai nya memakan apel dan berkata. “sudah bangun?” “kau! Bagaimana dengan kepalamu? Apakah kau pusing?” “aku tidak pusing dan kepala ku baik-baik saja” jawab Sari menyengir kuda “ceritakan bagaimana bisa mobil mu menabrak pohon!” Sari menghabiskan kunyahan apel lalu menjawab Ema. “em.. setelah kau pulang dengan Nial aku pun sama pulang, namun ditengah jalan tiba-tiba saja ada anak kucing lewat ketika aku akan mengerem rem nya tidak berfungsi dari pada aku menabrak kucing yang tidak berdosa mending aku menabrak pohon” Mendengar cerita Sari, Ema sepertinya menangkap ada yang salah, tadi ketika mereka datang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN