Alexander Sementara mobil hitam yang di perhatikan Alex keluar dari halaman rumah dan sedikit menjauh barulah mereka berdua injak gas demi membuntuti. Setelah beberapa puluh menit berjalan mereka tiba di kota kecamatan dan mobil yang mereka ikuti berhenti di sebuah studio photo. “Mereka ngapain berhenti di studio photo?” ucap Alex sedikit menunduk, sebab Rani sempat menoleh ke mobil mereka. “Barang kali Mbak Rani mau ngelamar pekerjaan kali Mas, jadinya mesti photo dulu.” “Tapi ngapain mesti sama mereka? Atau jangan-jangan mereka mau preweeding terus nikah?” ucap Alex terbelalak. “Ngak mungkin Mas, mereka juga baru kenal beberapa hari yang lalu. Masak udah mau nikah aja, mas ada-ada aja deh.” ucap Pak Rudi sembari tertawa menganggap lelucon. “Iya juga sih, ngak mungkin segampang itu

