“Aku tahu itu kamu, Anne!” ucap Aiden dengan lantang. Suara Aiden terdengar ke seluruh penjuru istana. Tak lama, terdengar suara tawa seseorang yang sangat Aiden kenal. Tak salah lagi, Anne kemudian keluar dari persembunyiannya. “Anda selalu hebat seperti biasanya, Tuan Aiden.” Seorang wanita berjalan begitu anggunnya dari tempat gelap yang berada di salah satu sudut ruangan itu. “Apa tujuanmu melakukan hal-hal seperti ini?” bentak Aiden. Aiden tak habis pikir dengan gadis itu. Aiden berpikir bahwa Anne akan berhenti melakukan hal aneh karena sudah menikah dengan orang lain. Tapi ternyata obsesi dan kejiwaannya semakin terganggu. Gadis itu semakin berambisi untuk memiliki Aiden. Cinta yang dimiliki oleh Anne tak salah. Hanya saja cara gadis itu yang salah. Aiden sudah berulang kali

