“Baiklah, mari kita mulai.” Aiden menjeda perkataannya untuk sesaat. Saat suasana ruangan itu sudah kembali kondusif, Aiden menjentikkan jari tangannya. Tak lama, seberkas sinar muncul dari tangan kanan pria itu. Semua orang menyaksikan bagaimana Aiden bisa membuka sebuah ruang penyimpanan buku hanya dengan satu isyarat jari. Buku yang penuh dengan sihir di dalamnya itu sangat lengkap dan juga langka. Aiden mengumpulkan buku-buku itu dalam waktu cukup lama dengan cara menyelesaikan misi sihir sekaligus sebagai bentuk pelatihan Aiden saat pria itu masih sangat muda. Aiden kemudian mengambil buku paling tebal dalam perpustakaan sihirnya itu. Buku itu kemudian dihadirkan dalam rapat penting itu. Setelah buku itu ada di hadapan semua orang, Aiden menutup kembali perpustakaan sihir mili

