“Ohh… William adalah pasangannya Cassie?” tanya Eva yang sebenarnya merasa agak bingung. Dia baru saja mendengar kalau Mikaela sedang dalam proses perceraian dengan seorang pria yang bernama Marcel. Tapi ya, dia sadar benar kalau ini sama sekali bukan urusannya. “Ti –tidak bisa dibilang begitu juga. Aku ambil minuman dulu ya!” Mikaela gugup dan lebih memilih menghindar. Dia tidak mau terjadi percakapan lebih banyak lagi yang malah akan semakin menampar wanita itu dengan kenyataan yang sangat menyakitkan. Ares terus memandangi Mikaela. Ekspresi wanita itu berubah menjadi sendu lagi, padahal tadi dia merasa semua baik –baik saja. Ia pun menaruh curiga dengan teman yang baru dikenal oleh Mikaela. Wanita bernama Eva yang adalah istri dari salah satu rekan bisnisnya. Siapa tahu, perempuan in

