Pergolakan Batin

1239 Kata

“Sudah kubilang kamu itu terlalu gantungin dia, Dek. Mas juga kalau jadi Dirga ya mungkin akan mengambil langkah yang sama. Ngapain dibaik-baikin kalau ujungnya pisah juga. Kamu kurang tegas, kalau masih cinta bilang aja, gak usah masukin gugatan. Kalo mau gugat, gak usah ngasih harapan.” Rentetan panjang kalimat yang keluar dari bibir Arya membuat Gayatri tercenung. Arya berjalan menjauh menuju ruangan batik di mana salah satu pegawainya sedang membersihkan sisa-sisa membatik. Ada tamu dari sekolah terdekat dan mereka melihat langsung proses pembuatan batik di sana. Gayatri mengekor dengan lemah, perutnya yang mulai besar membuat wanita itu tidak lagi memakan celana biasa. Meski begitu Gayatri terlihat modis. “Terus aku harus gimana, Mas. Asli gak enak banget loh situasinya. Trus kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN