Lia berjalan mendekati gerbang, lebih tepatnya mendekati seorang wanita yang mengaku sebagai teman Jeffan. Menantunya mengira wanita itu adalah Meira, nyatanya memang bukan. Firasat Lia ternyata tidak salah. "Mau apa ke sini?" Lia bertanya dengan tatapan sinis pada Sonya. Ya, dia memang Sonya. Entah dari mana dia tahu tempat tinggal Jeffan dan Gia. Yang jelas, Lia tak suka akan kedatangannya. "Halo, Tante. Aku ke sini untuk bertemu dengan istrinya Jeffan. Ada yang harus kami berdua bicarakan." Sonya menjawab dengan senyum dibuat ramah. Lia mendesis pelan mendengarnya. Benar-benar tak punya malu. Setelah apa yang dilakukan, Sonya tak terlihat malu dan merasa bersalah sedikit pun di depan Lia. "Katakan saja padaku. Menantuku sedang sibuk di dalam." Lia membalas. Tangannya bergerak terlipa

