Mistake 60; Sebuah Akhir

2157 Kata

Tentang akhir yang sudah kau persiapkan, akan selalu ada kemungkinan bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih baik lagi. Melenceng dari rencanamu, tapi itu selalu yang terbaik. *** Hari sudah cukup siang saat itu. Gorden jendela di kamar Sagara sudah dibuka. Matahari menerobos paksa lewat celah jendela. Di sudut ruangan, Sagara terlelap dengan posisi duduk. Cowok itu menggeliat nyaman saat merasakan sebuah sentuhan di pipinya. Tangannya terlipat. Bibirnya menyunggingkan senyum karena sentuhan itu. Sentuhan yang baru Sagara rasakan. Begitu hangat dan memberi kenyamanan. Lembut dan menenangkan. Sagara ingin tidur lagi, tapi matanya justru terbuka. Awalnya ia menyipit untuk menyesuaikan cahaya, sampai sosok di depannya berhasil membuatnya membelalakkan mata. Sandra, ibunya sedang berjong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN