CHAPTER TWENTY THREE

1732 Kata

“Zanna ngasih semua waktunya buat aku. Dia bahkan gak segan-segan ninggalin pekerjaannya cuma demi nemenin aku. Semenjak sama Zanna, aku punya tempat untuk berbagi. Aku cerita masalahku sama dia, dia juga cerita masalahnya sama aku. Kami saling berbagi,” sahutnya sembari tersenyum kecil seolah dia tengah bernostalgia memikirkan kebersamaannya dengan Zanna. Aku mendengus kasar, menarik atensinya agar kembali fokus padaku. “Jadi, kamu nyaman sama dia? Makanya kamu milih bohongin aku terus. Diam-diam ketemu sama dia. Bahkan waktu aku udah curiga perselingkuhan kalian, kamu tetep ngelak. Tetep bohongin aku bukannya jujur aja. Setega itu ya kamu sama aku, Raefal?” “Aku gak pernah ada niat jujur sama kamu soal hubunganku sama Zanna. Dari awal aku dan dia udah buat kesepakatan. Hubungan kami be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN