"Selamat pagi, untuk dunia beserta isinya!" Aku berseru di depan cermin. Memilih satu dari sepuluh baju baru yang kudapat di hari ulang tahunku. Oh, Tuhan Yang Maha Esa. Engkau memang selalu mengabulkan doa anak sabar sepertiku. Aheum. Aku berdiri di depan cermin, mengenakan kemeja berwarna abu-abu tua dan celana jeans. Memakai bedak tipis-tipis dan memoles bibir dengan liptint warna orange, secukupnya saja. Selesai dengan bagian wajah, aku sisir rambut panjang sebahuku, mengikatnya seperti biasa. "Sil, sarapan dulu!" Bunda memanggil di balik pintu. "Siap! Sebentar lagi Bunda Ratu," sahutku. Kuraih tas yang sudah kuisi dengan buku catatan mata kuliah hari ini, bergegas keluar dari kamar. "Loh, bukannya hari ini enggak ada kelas pagi?" tanya Ayah yang sedang menyantap nasi plus tumis

