61. Sweet Moments

2188 Kata

Sepanjang hidup, baru kali ini aku merasa berada di ujung tanduk. Rasanya ini lebih mencekam dibanding cerdas cermat yang sering aku ikuti sewaktu SMA dulu. Lebih menegangkan dari pada ujian semasa kuliah. Ini ... seperti berada di medan perang, dan aku tidak tahu apa aku bisa pulang dalam keadaan hidup atau ... mati. Aku mengerjapkan kedua mata. Kala menyadari remaja di samping Langit melambaikan tangan, Biyanka. Anak yang terakhir kali kutemui masih memakai seragam SD, kini menjelma menjadi gadis cantik. Persis, seperti perempuan di sampingnya, Bi Mila. Jika sedang berdiri bersama, Bi Mila, Langit dan Biyanka, mereka memiliki garis wajah yang sama. Sorot mata lembut dan senyum yang menarik meski hanya sedikit ujung bibir yang naik. Tidak seperti Pak Randika dan Althaf. Wajah mereka te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN