"Rapatnya akan segera dimulai, pak." Lelaki itu hanya menganggukan kepalanya tanpa berkata apapun. Ia berjalan keluar ruangan menuju tempat rapat akan dimulai. "Silahkan dimulai," ucapnya pelan namun dingin. Ia mendengarkan dengan seksama setiap kalimat yang diucapkan oleh pegawainya yang sedang menjelaskan didepan. Sekitar 1 jam kemudian, setelah rapat tersebut usai ia pergi kembali menuju ruangannya. "Honey!" "Don't touch me!" "Alvero, ada apa denganmu sayang?" Wanita itu menyentuh Alvero dan dengan cepat ditepisnya. "Pergi." Ucapnya dingin lalu duduk di kursinya mengerjakan pekerjaannya kembali. "Come on, kita masih bisa melakukannya." "It's just a one night stand, no more." Wanita yang Alvero lupa namanya terus bersikeras untuk mendekati Alvero dan Alvero yang sudah geram mem

