Extra Chapter 4

1141 Kata

Hari ini Resya merasa badannya sangat lemas, untuk bangun dari tidurnya saja terasa berat. Sebenarnya sudah dari kemarin ia merasakannya tetapi tidak memberitahukan hal ini pada Alvero karena takut suaminya khawatir apalagi pekerjaannya sedang menumpuk. Resya bangkit dari tidurnya dan kepalanya langsung terasa pusing, ia menyenderkan tubuhnya pada kepala ranjang berusaha menghalau rasa pusing. Tok tok tok "Masuk," seorang pelayan wanita membuka pintu, menatap khawatir pada nyonyanya karena wajahnya terlihat pucat. "Nyonya tidak apa-apa?" "Kepala saya pusing banget, makan siangnya tolong bawain kesini aja ya." Sang pelayan mengangguk dan kembali menutup pintu, tidak lama kembali membawa nampan berisi makan siang dan tidak lupa minumnya. Resya dapat menghirup aroma makanan yang biasanya

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN