Alvero mencium Resya dengan lembut, Resya yang terkejut hanya membeku tanpa niat membalas. Beberapa menit kemudian Alvero melepaskan ciumannya karna merasa Resya menarik nafas denga berat. Alvero menyatukan kening mereka dengan nafas putus-putus. "I think, i can't just be your friend anymore." Resya hanya terdiam mengatur nafasnya. "I fell in love, gue jatuh cinta sama lo. Dari 3 tahun yang lalu," Resya tertawa hambar melepaskan pegangan Alvero pada tengkuknya. "Lo pinter bohong, Ver. Lo bilang lo cinta sama gue? Dari 3 tahun yang lalu? Tapi apa? Lo ninggalin gue disaat itu juga! Disaat lo kasih tau gue lo udah baca surat yang seharusnya ngga lo baca, gue udah ngakuin semuanya ke lo. Tapi, lo ga terima. Lo malah nyuruh gue pergi, terus sekarang lo bilang lo udah cinta sama gue dari 3

