Chapter 15

810 Kata

Resya berada di kampusnya, tetapi sedari tadi dia tidak melihat Alvero lewat. Resya terus melihat ke arah para mahasiswa barangkali dia bisa melihat Alvero bersama mereka. Tidak sengaja seseorang menabraknya dan membuat buku yang dipegangnya terjatuh. "Anjir," ucap Resya spontan. "Eh sorry-sorry. Gue buru-buru," jawab pria yang menabrkanya. "Lo kalau jalan liat-liat dong! Emang ini jalan nenek moyang lo," Resya terlihat kesal. "Weis, santai mba. Temen gue ngga sengaja, dia emang suka nyelonong gitu," Lelaki itu terlihat marah mendengar ucapan temannya. "Lo bukannya belain gue, malah ngejelek-jelekkin gue. Emang fake friend lo," Resya yang mendengar hanya memutar bola mata malas, akhirnya dia meninggalkan 2 lelaki yang malah berdebat dan lupa akan keberadaan Resya. Resya pergi kant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN