Resya diam mematung di ruang tamu ketika dia dipanggil oleh ibunya bahwa ada orang yang ingin menemuinya. "Alana?" Panggilnya pelan. "Ngapain lo?" Tanya Resya tajam. "Hai," Alvero tersenyum kikuk. Flashback "Ma, Vero pergi dulu ya. Mau kerumah temen," "Kamu tuh ya, baru pulang udah pergi-pergi lagi. Mama sendirian lagi kan jadinya," "Ya ampun mah, Vero tuh pergi ngga nyampe keluar negeri. Masih disekitaran Bandung jadi ngga usah lebay deh, biasanya juga sibuk arisan sama ibu-ibu tetangga." Ibunya tersenyum malu, "Iya-iya, yaudah sana. Jangan lupa makan, jangan lupa pulang, ja-" "Mah, kalau ngomong terus Alvero ngga berangkat-berangkat nih!" Ucap Alvero kesal. Mungkin sudah 1000 kali ibunya memperingati, Alvero senang tetapi lama kelamaan menjadi kesal. Alvero harus cepat memberh

