Kalau lo beranggapan bahwa orang yang ditelepon Bagas adalah si yunowhu, selamat, lo sepemikiran dengan gue. Kalau lo beranggapan bahwa yang telepon Bagas posisinya di rumah sakit, selamat pula, kita sepemikiran. Jadi, dalam pemikiranku, Bagas sedang menelepon Nataya yang karena kena penyakit kurap, panuan, kudisan membutuhkan penangan serius semacam amputasi—Nataya kan manusia lemah banget. Diapa-apain dikit saja bisa merengek setahun utuh, jadi wajar lah kalau dia kena kudisan dan butuh penanganan khusus—dan sedang dirawat inap di rumah sakit. Kupikir, Bagas seperhatian gitu sama si yunowhu. Pakai sok-sokan beliin bunga mawar satu bagasi utuh, plus satu buket superbesar lagi. Pakai nggak mau diputusin sambungan teleponnya sepanjang perjalanan lagi. Mana suaranya Bagas saat sedang telepon

