"Kamu bawa apa mas?" Kania menatap paper bag yang di bawa Radhit saat turun dari mobil. Kania memang menyambutnya Radhit pulang kerja. Sebuah hal yang sudah Kania biasakan beberapa saat lalu. "Langsung banget tanya begitu, gak ada basa-basi?" Kania tersenyum lebar, lalu memeluk Radhit yang ada di hadapannya. "Selamat datang misua, gimana kerjaannya? Jalanan macet?" Radhit berdecak, tapi membalas pelukan dari istrinya, semenjak pulang dari Bandung, Radhit akui jika hubungannya dengan sang istri semakin harmonis, kalau sesekali istrinya mengomel, Radhit sudah anggap itu kebiasaan yang tak mungkin hilang. "Basa-basi" celetuk Radhit, jelas dia tahu balasan apa yang akan di terimanya setelah mengucapkan hal itu. "Mas!" Teriakan istrinya sekaligus cubitan di perut untuk Radhit. Lihat? itu y

