"Kalian gak usah pulang ya, nginep aja disini" pinta Tika. Mereka tengah bersantai di ruang keluarga sambil memakan cemilan yang Kania bawa, puding dan nugget pisang. "Aku ikut mas Radhit aja" sahut Kania. "Aku juga" Kania langsung menatap tajam kepada Mira. "Heh! Maksud lo apa?" Kesal Kania. "Kenapa sih Mba, sensi banget deh sama aku. Aku juga mau nginep disini kalau Bang Radhit juga nginep. Takut salah saing?" sahut Mira dengan wajah yang buat imut, padahal buat Kania, gak ada imutnya. Jijik yang ada. "Mira. Kamu kenapa sih? Radhit udah punya istri, jangan ganggu dia lagi" sahut Tika. "Tante. Emang kalau aku suka dan deket sama Bang Radhit salah? Kita kan sepupu. Emang gak boleh kalau akur? Lagian, kalau nanti Mba Kaylia meninggal, aku kan bisa jadi penggantinya. Jadi istilah turun

