Kania tersenyum senang saat hadiah yang dia pesan untuk ulang tahun Radhit sudah datang. Besok adalah ulang tahun Radhit, tidak ada acara pura-pura lupa atau prank, semua sudah di rencanakan untuk berlibur ke Bandung dan tentu saja, yang punya acara, Radhit, dia sepakat dan tentu saja senang, tanpa paksaan. Iyalah! Yang minta itu istrinya paling cantik dan kece badai. Kalaupun gak mau, Kania goda terus sampe mau. Melihat ke kanan dan ke kiri, Kania langsung berlari menuju lantai dua untuk menyembunyikan paket berisi hadiah. Sekarang ini, Radhit memang sudah jarang ke kamar di lantai dua, paling hanya sesekali untuk mengambil barang. Nanti, kalau Radhit sudah selesai mandi, Kania akan membukanya, memastikan pesanannya datang dengan kondisi baik. "Nanti mama balik lagi, tunggu ya nak" uca

