"kamu beneran mau pake baju itu?" tanya Radhit setelah melihat penampilan sang istri. Celana jeans, kaos putih dengan kardigan dan sepatu kets. "emang kenapa? aneh? kita kan mau ke proyek, bukan buat meeting resmi dikantor" "gak apa-apa. Cuma kamu keliatan muda banget sayang, kalau banyak yang lirik gimana?" Kania tertawa, mengibaskan rambutnya dengan sombong "resiko orang cantik" Radhit berdecak "narsis. Udah yuk, berangkat" Kania mengangguk, langsung meraih tasnya dan menggandeng Radhit keluar kamar. "inget ya, jangan minta cepet-cepet pulang. Aku mau kerja" "iya bos. Iya" jawab Kania dengan bibir mengerucut, petuah Radhit itu beneran kaya pesan bapak ke anaknya. Memasuki mobil, mereka melaju menuju pembangunan hotel. "ini hotelnya baru di bangun, atau gimana?" "udah sembila

