31. Tentang Radhit

1942 Kata

Kania mengerutkan kening, melihat paket yang baru saja diantarkan oleh kurir. "Ini beneran punya Radhit? Tapi masa sih?" Bingung Kania saat melihat nama pengirim paket. "Ikut kuis? Masa Radhit ikutan kuis? Heran deh. Gak ada kerjaan banget dia ikut kuis" Kania membolak balik paket di tangannya. Merasa ragu. Kalau Kania tebak, paket ini mungkin berisi kaos, sungguh banyak waktu sekali jika Radhit mengikuti kuis hanya untuk mendapatkan kaos yang seharga sepiring steak di salah satu restoran. "Bodo amat ah, dari pada penasaran, mending gue buka" Kania akhirnya membuka bungkusan berwarna cokelat tersebut. Dia tertawa pelan saat melihat isi paket tersebut ternyata kaos dengan tulisan Ikut Kuis. Tebakannya seratus persen benar, tidak meleset. "Kaaaan, beneran" Melihat Sumi, Kania langsu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN