19. Badung

1709 Kata

Seiring berjalan waktu, perlahan tapi pasti, hubungan Radhit dengan Kania semakin dekat. Harus Radhit akui, sosok istrinya sekarang membuat dia lebih nyaman meskipun tidak jarang dia mengelus d*da untuk sabar saat tingkah aneh sang istri keluar.  Ibarat tidak ada yang tidak mungkin, Kania terus mencoba berbagai cara setiap harinya untuk memperbaiki rumah tangga yang sudah pernah di ujung tanduk tersebut. Meskipun dia yang harus lebih banyak memulai dan berusaha, tapi respon Radhit berhasil membuat dia tetap semangat.  Kalau untuk urusan hemat bicara, lempeng, dingin dan tektek bengeknya, Kania sadar kalau itu tidak bisa hilang dari Radhit. Emang begitu adanya, mau gimana lagi? tapi setidaknya sudah bisa di ajak ngobrol atau balas berbuat jahil, itu sudah sangat luar biasa buat Kania. "K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN