Chapter 10

1161 Kata

“Boleh.” Lavender hampir membelalakkan matanya ketika mendengar jawaban dari ibunya. “Bo-boleh, Mama?” “Hm.” Lavender menahan senyuman lebarnya. Pulang sekolah tadi, dia langsung menghampiri ibunya dan menanyakan apakah dia boleh pergi bersama Elijah atau tidak. Dia sudah pasrah, dia tahu ibunya tidak akan mengizinkan dia pergi dengan mudah. Apalagi saat tahu ibunya kecewa dengan hasil try-out-nya terakhir kali dan tahu kalau sebentar lagi Lavender akan ujian akhir. Lavender menjual nama Elijah pada ibunya kemarin hanya sebagai sedikit pembelaan untuknya. “Terima kasih, Mama!” Lavender terlalu kegirangan hingga dia tidak sadar kalau dia sudah berjingkrak-jingkrak kecil sambil mengggenggam lengan ibunya. Ketika ibunya menoleh pada dirinya, Lavender langsung sadar akan apa yang sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN