SB - 29

1874 Kata

Tanaka, engkau adalah rasa sakit yang ingin aku kubur selamanya. Tanaka, cinta yang berubah menjadi luka. Penghianatan, tipu muslihat, dan kebohongan. Kecewa adalah satu-satunya hal yang bisa aku ingat dari persahabatan selama kurang lebih dua tahun itu.  Tanaka.. jangan kembali. Lukanya belum sembuh sama sekali.  "Apa aku terlihat sangat menyedihkan, Ran?" Aku menatap Ranha dengan mata basah bersimbah air mata. Aku tak bisa menahannya lagi. Aku berusaha tapi aku gagal. Tidak semudah itu. Lima tahun tidak cukup untuk melupakan semuanya. Mug, pesan itu, dan pertemuan dengan Nayna sebenarnya sudah cukup untuk mengusik titik tenang yang berusaha mati-matian aku pertahankan untuk tak bergoyang. Dan kini K'Tana ikut muncul.  Ranha menghela napasnya. Ia genggam tanganku. "Aku tidak tahu harus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN