Izin sudah didapatka, Namira pun resmi membuka toko kue onlinenya. Dia hanya menerima pesanan tidak lebih dari 100 pcs. Dia juga hanya menjual lima jenis kue saja. dia mencoba tidak melanggar janjinya pada sang suami, karena kalau dia melanggar pasti dia akan diminta berhenti begitu saja. setidaknya dia sudah tidak merasa suntuk lagi. Kebanyakan customernya itu datang dari kantor suaminya. awalnya pesanannya hanya beberapa piece saja tapi semakin lama mereka memesan satu paket untuk acara ulangtahun, rapat dan lainnya. Namira bukanlah orang yang mudah menolak pesanan, jadi mau tak mau dia menyanggupinya. “Sayang, kenapa sebanyak ini?” tanya Khalif pada istrinya. Dia melihat catatan pesanan di laptop milik istrinya itu dan dia terkejut baru satu bulan dia merintis usaha toko kue online

