Hari ini jadwal mereka cek kandungan. Khalif sangat bersemangat untuk melihat bayinya. Dia sudah menantikan hal ini sejak lama. Dulu ketika Namira hamil Kalandra, dia tak bisa menemani Namira, tapi sekarang dia akan memberikan seluruh waktu dan perhatiannya untuk menjaga sang istri. Sesampainya disana, Namira berbaring di ranjang rumah sakit, dokter mempersiapkan alat untuk USG nya. Tak hanya melihat bayinya saja, tapi mereka juga akan mendengarkan detak jantung bayi mereka untuk pertama kalinya. Ketika detak jantung bayinya diperdengarkan, air mata Khalif tak mampu dibendung lagi. Dia menangis terharu mendengarnya. sedangkan Namira, dia lebih kuat dari Khalif. Dia terharu tapi tak sampai menangis. Dia malah tertawa melihat suaminya menangis seperti itu. Dokter memberikan tips untuk

