Gengsi

1255 Kata

"Aku masuk dulu, ya. Terima kasih buat traktirannya malam ini." Reon tersenyum. "Aku berharap, lain kali kamu masih mau aku ajak pergi." Talita tersenyum. Namun dengan aura yang berbeda. "Hati-hati di jalan ya, Reon." Mereka saling membalas lambaian tangan sebelum berpisah. Talita masuk ke dalam rumah, dan Reon pergi bersama mobilnya. Bagi Reon, dia sangat senang Talita menerima ajakan makan malamnya. Setelah sekian lama Reon selalu membujuk Talita untuk sekadar makan saja, Talita selalu menolak. Dan baru sekarang Talita menerimanya. Berbeda dari Reon, Talita justru merasa bersalah ke lelaki itu. Talita berpikir bahwa Reon hanya dia jadikan sebagai pelarian saja saat dirinya merasa sakit hati. Okay, mereka baru pertama pergi. Tapi Talita tahu, Reon menyukainya sejak dulu. Talita ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN