Kalau saja Btara tahu, Talita tidak bisa konsentrasi sama sekali karena kejadian tadi. Kenapa papanya malah menahan Btara tetap di rumahnya, sementara dirinya diperbolehkan pergi bekerja. Jari-jari tangan Talita menjadi dingin sekaligus gemetaran. Sesampainya di kantor, Talita mengirim banyak pesan ke nomor Btara, namun tidak ada yang dibahas satu pun. Kenapa? Apa yang sedang dibicarakan papanya dengan lelaki itu! Membayangkannya saja, Talita ingin pergi ke toilet, tapi tidak bisa mengeluarkan apa pun selain menghela napas panjang sembari duduk di atas kloset. Sekembalinya dia dari toilet, Talita mencoba menghubungi Btara lagi. Tapi hasilnya masih sama. Malah sekarang nomornya tidak bisa dihubungi. Tiba-tiba saja Talita membayangkan hal-hal aneh. Kalau papanya sampai memukuli Bta
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


