Anyelir datang ke rumah tanpa memberitahu lebih dulu. Beruntung, Talita sedang ada di rumah. Tidak mengambil lembur seperti beberapa hari yang lalu. Tubuh Talita mulai tidak kuat karena terus menerus memaksa dirinya agar tetap bekerja, dan menyibukkan diri. Sekarang Talita juga yang repot. Maka dari itu, Talita izin pulang lebih cepat untuk istirahat. Anyelir tidak datang sendiri, ada Shakalon sedang berdiri di belakang punggung istrinya, menyapa Talita dengan senyum tipis khas lelaki itu. "Ikut gue yuk, Ta," ujar Anyelir menarik tangan temannya. "Ke mana? Kan, udah ada Om Shakalon." Talita menunjuk suami temannya di belakang. "Shakalon cuma nganter gue jemput lo doang." Anyelir mengaduk-aduk isi tasnya, lalu mengeluarkan kain hitam. "Lo diem, ya. Pokoknya ikut aja." "Terus, in

