Aku Ayah Mereka

1220 Kata

Sesekali Talita akan berbaik hati mencuci piring bekas ia makan—hasil masakan Btara. Biasanya Btara yang masak, Btara pula yang mencuci piringnya. Talita mengikat rambutnya, membawa piring dan gelas bekas mereka minum ke dapur. Btara mengekor di belakang, menarik satu kursi tinggi di sana. Sungguh, andai saja Btara itu perempuan, Talita akan memaksa Btara tinggal bersamanya agar tidak kesepian lagi. "Kayaknya lo harus nikah deh, Ta," ujar Btara, mendudukkan bokongnya ke atas kursi. "Supaya lo nggak kesepian terus. Lihat, rumah lo yang lumayan besar ini bakal lebih rame kalau ada anggota baru." Talita menengok sepintas. "Nikah sama lo aja, gimana?" Btara mengerutkan dahi. Jarang sekali Talita bercanda seperti barusan. "Ta, lo tahu—" "Ha," seru Talita pura-pura sebal. Sambil menggo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN