Kenan melangkah mengikuti arah netranya yang menangkap adanya sosok yang ia kenal. Pras terkejut danmengikuti Kenan. "Tuan, ada apa? Kau mau ke mana?" tanya Pras bingung. Namun, Kenan tak menghiraukan dan terus melangkah. Pras yang khawatir dan mengikutinya. "Tuan!" panggil Pras. Namun, Kenan terus saja melangkah tanpa kata. "Tu ...." "Ke mana dia?" tanya Kenan sambil menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sekitar, mencari keberadaan sosok tersebut. "Tuan, Anda mencari siapa?" tanya Pras penasaran sambil ikut menoleh mengikuti arah pandangan Kenan. "Saya ... saya seperti melihat sosok Kinanti,' jelas Kenan datar. "Apa? Nyo--Nyonya Kinanti?" ulang Pras terekjut. "Iya, Pras. Makanya aku mengikutinya, tetapi ... dia menghilang," jelas Kenan sedikit kesal. "Maaf, Tuan. Saya tid

