Jefri terkejut dengan pengakuan Jeny. Pemuda itu menggeleng, seraya tak percaya dengan ucapan Jeny. "Ka--kau hamil? Apa kau serius?" tanya Jefri gugup dan tidak yakin. "Aku serius." "Kita pakai pengaman, bagaimana kau bisa hamil? Apa itu anak Kenan?" tanya Jefri kembali yang masih belum percaya. "Tidak mungkin anak Kenan, dia tidak pernah menyentuhku selama menikah. Aku hanya berhubungan denganmu dan kau tidak pernah menggunakan pengaman. Apa kau lupa jika kau melarangku menggunakan pengaman dengan alasan kesehatan?" jelas Jeny mencoba meyakinkan Jefri. "Sial! Kau gugurkan saja kandunganmu. Aku belum siap menjadi ayah,' pinta Jefri dengan santai. "Apa? Tidak! Aku tidak akan menggugurkan anak ini!" tolak Jeny dengan lantang. "Lalu, kau akan melahirkannya? Kalau kau hamil, bagaimana k

