tak terasa suara adzan pun mulai berkumandang , bertanda bahwa semua muslim wajib melakukan ibadah menghadap yang maha kuasa .
tok tok tok
" sayang ayo bangun subuh dulu nak " ucap mama lusi saat berada di depan pintu kamar amel .
" iya ma , amel udah bangun ." teriak amel dengan suara khas bangun tidur.
setelah amel mengumpulkan nyawanya kini dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mengambil wudhu untuk melakukan kewajibannya.
30 menit sudah amel berbersih diri dan dia langsung mengambil mukena dan sajadahnya.
setelah selesai melakukan kewajibannya kini amel bersiap untuk membantu mama lusi memasak .
seperti biasa amel menuruni tangga satu persatu lalu menuju keruang dapur dan terlihat ada mamanya yang sedang menyiapkan bahan masakkannya.
" pagi ma "sapa amel lalu memeluk mamanya yang sedang memotong sayuran
mama lusi kaget dengan adanya amel yang kini malah memeluknya di belakang .
" ya ampun , amel, kamu ini bikin mama kaget aja " kata mama lusi kesal .
" maaf ma ,hehehe,, " kata amel cengengesan dan sambil melepaskan pelukannya kepada mama lusi.
mama lusi hanya mengangukkan kapalanya dan tersenyum manis ke arah amel.
" ma , mau masak apa?... bisa amel bantu ?..." kata amel menawar bantuannya.
" kebetulan kamu kesini sayang , ayo bantu mama untuk mengupas bawang yang ada di meja itu ." titah mama lusi sambil menunjukkan keberadaan bawang yang akan di kupas.
amel pun mengikuti arah pandangannya lalu tersenyum manis ke mama lusi.
" asiyap mamaku sayang ." kata amel berbinar dan bahagia.
setelah itu amel pun langsung berjalan menuju meja kecil lalu mengupasnya.
selang beberapa menit
" hiks hiks hiks ,kenapa bawang merah ini sangat perih sekali ." gumam amel dengan lirih.
mama lusi yang mendengar isakkan tangisan langsung menoleh ke arah amel. dan betapa kejutnya mama lusi mendapatkan anaknya menangis.
" ya ampun sayang kenapa kamu menangis ." ucap mama lusi lalu mencuci tangannya dan menghampiri amel yang tengah mengupas bawang merah.
" gak apa apa kok ma, hanya perih aja di mata makanya amel jadi nangis ." kata amel berbata bata
" ya udah ,kamu cuci muka dulu mel ,biar nanti mama yang ngupas bawangnya " titah mama lusi yang tidak tega melihat amel menangis , padahal tidak seperti biasanya amel seperti itu bahkan sudah sering kali amel bantuin tapi gak pernah melihat amel seperti itu. tapi ya sudah lah mungkin memang bawangnya saja yang menimbulkan perih yang amat .pikir mama lusi dalam hatinya .
amel pun menurut mencuci mukanya ke wastafel dapur . setelah usai dia pun ambil blender lalu memblender bumbu yang sudah di sediakan lebih dulu oleh sang mama.
1jam 30 menit akhirnya selesai juga bikin sarapannya dengan menu ayam rica rica , cap jay, dan tahu tempe goreng dan tak lupa sambel mentahnya.
kini amel menata makanannya di atas meja makan .
" akhirnya sudah siap ." kata lirih amel dengan menatap masakannya dengan perasaan lega .
" mel , makanannya sudah siap, kalau gitu mama panggil papa dan angga dulu ya, dan mama minta tolong kamu panggil fayna juga untuk sarapan bareng " titah mama lusi lalu di anggukin oleh amel dan setelah itu mama lusi berjalan menuju arah kamarnya.
amel pun langsung naik ke tangga menuju kamarnya untuk membersihkan diri dan bersiap untuk ke butik sebelum manggil fayna bersarapan.
amel langsung mengambil baju gamis navy dan berjalan ke arah kamar mandi .
setelah siap amel pun merias diri mempoleskan sedikit make up dan memakai lip blam .
setelah amel siap dia pun langsung keluar kamar dan mengetuk pintu fayna .
tok tok tok
" dek yuk sarapan " kata amel di balik pintu kamar fayna.
" iya kak sebentar " teriak fayna di dalam kamar
lalu , ceklek
" ayo kak , fay sudah siap ." kata fayna dengan menampilkan senyumannya .
" yuk " jawab amel dengan merangkul bahu fayna .
setelah mereka di bawah dan menuju ke arah ruang makan .
" pagi semuanya ," sapa fayna yang langsung mencium papa dan mamanya secara bergantian .
" wah ma , aku dapat morning kiss sama gadis papa ." seru papa roni dengan candaanya .
" bukan papa aja , mama juga dapat tau ,hehehe" ujar mama lusi dengan kekehannya .
setelah selesai sarapan kini papa ,fayna ,angga serta amel.pun turut berpamitan bergantian
" pa ,ma kak, angga berangkat dulu ya , karena angga ada kuliah pagi." pamit angga
" iya hati hati sayang ,belajar yang bener " kata mama lusi dan di anggukin oleh semuanya
" iya ma , ya udah , assalammualaikum ." salam angga dan tak lupa mencium tangan punggung kedua orang tuanya.
"walaikum salam " jawab bersamaan .
setelah angga pergi , tiba tiba bel berbunyi
ting tong ting tong
" ma siapa ya pagi pagi udah bertamu aja ." tanya papa roni
" gak tau pa , ya udah kalau gitu biar mama buka aja ya " jawab mama lusi yang langsung berdiri dan hendak berjalan .
" sudah ma , biar amel aja yang bukain ,sekalian amel manasi mobil dulu ." kata amel lalu beranjak dari tempat duduknya menuju pintu
ceklek
" reyhan " pekik amel terkejut .
" assalammualaikum ." sapa reyhan dengan ramah dan menampilkan senyuman yang manis.
" walaikumsalam ". jawab amel terbata bata.
" pagi mel, ?" tanya reyhan sambil menatap amel dengan intens.
" reyhan ,kok pagi pagi sudah ada disini aja ?" tanya amel ketus.
" yealah mel , oya maafin aku ya masalah kemarin , aku tau waktunya terlalu cepet tapi asal kamu tau mel aku serius dengan kata ku kemarin ." kata reyhan serius lalu menatap mataku dengan intens .
tanpa sengaja aku pun terkunci sama tatapan reyhan yang dengan mata bulatnya berwarna kecoklatan itu.
lalu aku pun tersadar dari tatapan itu lalu berpaling menatap kesembarang arah .
" udah lupain aja rey, aku gak mau bahas kemarin ." jawabku tanpa menatap reyhan , sedangkan dia tidak berpaling menatap amel sehingga amel pun risih .
tiba tiba
" mel siapa yang datang ." teriak keras mama lusi yang berada di dapur.
" ada reyhan ma " jawabku juga teriak
" suruh masuk mel , ajak makan sekaliyan ." teriak sang mama lagi .
amel mendengar perkataan mama lusi pun akhirnya menyuruh reyhan masuk..
" silahkan masuk rey ." kata amel dengan mempersilahkan masuk reyhan .
" makasih ya mel ," ucap reyhan tersenyum lalu dia pun masuk ke dalam .
" ya udah sana langsung ruang makan , tau kan ruang makan dimana .?" kata amel ketus.
" iya mel aku tau kok , ya udah yuk barengan aja masuknya .?" kata reyhan
" kamu duluan aja rey , aku mau masuk kamar dulu ." pamit amel lalu bergegas pergi dari hadapan reyhan tanpa menunggu jawaban dari rey .
amel pun berjalan cepat menuju kamarnya untuk membersihkan dirinya dan menganti baju yang kotor dengan yang bersih.