15 menit sebelumnya Sena berbalik badan, tatapannya turun menatap dua buah sepatu di depannya, "Dion?" ucapnya senang. Ia mendongak menatap sang pelaku, namun senyumannya luntur. Itu bukan Dion. Melainkan- Daniel. "Davina." Seketika tubuh Daniel mematung. Dan waktu seakan terhenti saat itu juga. Orang yang hilang selama dua bulan, kini berdiri di hadapannya. Berdiri, tanpa dicari. Berdiri, menghadapnya kembali. Dua bulan ia mencari Davina. Dua bulan! Dan kini gadis itu kembali dengan sendirinya. "Kam-kamu …" ucap Daniel shock. "Davina?" tanya Sena bingung. Belum selesai kebingungannya, Sena terkejut saat Daniel tiba-tiba memeluknya erat. "Davina, akhirnya kamu kembali." Sena terdiam. Kenapa sekarang perasaannya campur aduk. Tadi ia bingung, dan terkejut, tapi sekarang pe

