"Jadi lu mau ngomongin apa?" tanya Mira to the point sambil mengaduk-aduk jus jeruknya dengan sedotan. Mario duduk berhadapan dengan Mira, dan secangkir kopi panas yang ia pesan di atas meja. Mario memutuskan mengajak Mira ke kafe yang tidak jauh dari tempat Mira mengajar. "Ada hal penting yang mau gue omongin, Mir." Mira menyeruput jus-nya, "Apa?" "Cowok yang dateng ke rumah lu waktu itu siapa?" "Cowok yang mana?" Sepertinya Mira belum connect sama apa yang ingin ia katakan. "Cowok yang mukulin gue waktu itu." Deng..! Mira seperti dihantam dari belakang. Mendadak ia gugup sekarang, bersamaan dengan rasa bersalahnya yang tiba-tiba datang. Mira yakin, suatu hari nanti Mario akan mempertanyakan Daniel. Dan benar saja, ini saatnya. "O-o-oh it-itu …" "Itu cowok yang ke apartemen

