"Jangan! Kan gue bilang jangan!" "Ngapa si emangnya?" ucap Mario mengernyitkan dahi. "Jangan! Sena sama Dion itu lagi-" Bruak..! Belum selesai Mira bicara, Mario mendorong pintu. Dan alhasil pemandangan di depan mereka, membuat mereka mati kutu. "Anjirr," ucap Mario kaget. Sontak Mario menutup mata Mira sebelum pikiran gadis itu tercemar. "Ihh Mario kok ditutup sih? Kan pengen liat." Bagaimana mereka berdua tidak terkejut, kalau saat buka pintu ternyata Dion dan Sena b******u di atas bangsal. Kalau tahu begitu, Mario lebih baik tidak buka pintu. "Udah selesai belom?" "Ma-ma-masih," jawab Mario terbata-bata. Pemandangan itu tidak baik bagi jiwanya. Jiwa jomblonya meronta-ronta sekarang. Dion melepaskan kecupannya di bibir Sena. Itu hanya kecupan ringan saja. Ia mengusap-usap pip

