PART 168 - MERENUNG

1076 Kata

Bab sebelumnya telah diperbaiki. "Apa ada yang sakit?" Dion melangkah masuk ke kamar Sena. Mendekati gadis yang terbaring lemah di atas ranjang. Sesuai kesukaan Sena, Dion mengganti seprai kamar Sena bergambar Mariposa. Sena menggeleng, menatap Dion yang berjalan ke arahnya, "Engga." Dion tersenyum tipis, kemudian duduk di sisi ranjang. "Kalau kamu ngerasa sakit, kamu bisa bilang. Jangan ditahan." Sena menggeleng, "Engga kok." Sejujurnya Iya. Tulangnya masih terasa linu akibat sentruman itu. Tapi ia tidak ingin calon suaminya khawatir. Calon suami- Sena menutup mulutnya. Ah, berpikir calon suami Sena jadi tidak sabar. "Aku boleh tidur sini?" Sena mengangguk semangat, "Iya." Dengan semangat, Sena sedikit menggeserkan tubuhnya memberikan Dion tempat. Dion naik ke atas ranjang,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN