"Apa-apaan ini?!" Mata Serly membulat melihat semua barang-barangnya tertumpuk di ruang tamu. Semuanya telah rapi dipacking entah oleh siapa. Di dalam koper, kardus, dan juga tas jinjing. Baru saja ia pulang dari mall sudah dapat kejutan seperti ini. Seorang pria berseragam biru, turun dari tangga membawa boneka beruang miliknya yang berukuran jumbo. Mata Serly membulat marah, itu boneka kesayangannya. Ia tak pernah mengizinkan siapapun menyentuh bonekanya. Dan kini bulu-bulu halus itu tersentuh tangan orang lain. "Maksudnya apa ini?" Petugas itu pun berhenti di depan Serly. "Maksud apa ya mbak?" tanya petugas itu bingung, ia pun meletakan boneka berwarna pink itu di lantai. "Barang-barang gue mau lu bawa kemana? Gue ga pernah ya ngizinin siapapun keluarin barang-barang gue."

