Jam lima sore Arlan dan Greta sudah siap untuk kembali ke Jakarta. Tapi sayangnya alam seakan tidak mendukung rencana mereka, untuk pulang sore itu. Hujan turun sangat lebat diiringi dengan gemuruh suara petir. "Gimana ini, Gre? Bahaya kalau maksain pulang," kata Arlan sembari menengadahkan kepalanya ke arah langit yang terlihat hitam pekat. "Kita tunggu hujannya reda aja, Om." "Bentar aku telpon Mama, kalau-kalau kita harus nginep." Arlan masuk ke dalam rumah dan menelpon mamanya. Meminta izin, kalau-kalau harus menginap. Lagipula di rumah ini mereka tidak hanya berdua. Ada dua ART yang biasa menjaga rumah kalau Greta tidak ada. Jadi tidak perlu risau akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Greta ikut masuk karena udara di luar sangatlah dingin. Beruntung di dalam masih ada beber

