Perjodohan Arlan 2

1463 Kata

Sepanjang perjalanan pulang Greta hanya terdiam. Arlan sangat cemas melihat gadis itu. Bahkan untuk sejenak melupakan rasa marahnya pada mamanya. Dia lebih memikirkan perasaan Greta. "Tunggu, Gre!" Arlan mencekal lengan Greta saat ia hendak masuk ke dalam kamarnya. Tanpa berkata-kata, laki-laki itu menarik Greta ke dalam kamarnya, lalu direngkuh tubuh mungil itu ke dalam pelukannya. Ia ingin berbagi rasa sakit hati Greta. Ia sudah berjanji, dia akan bertanggung jawab jika gadis itu merasakan sakit hati. Jadi, dia tidak akan membiarkan Greta merasakan sakit hatinya sendiri. Tidak lama terdengar suara isakan dan dirasakan kemeja yang ia kenakan basah. Ia tahu, Greta sedang menangis. Arlan mengelus lembut punggung Greta, berharap sakit hatinya akan sedikit berkurang. "Aku nggak apa-apa, O

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN