Sorry Kak Girda.

943 Kata

"Ingat! Jaga hati! Jaga pikiran! Jaga mata! Jangan lirik-lirik sama kecentilan," titah Arlan sebelum Greta turun dari mobil. Greta tertawa renyah. "Ya ampun, Om! Kapan si aku kecentilan? Emang aku, Sisil?" "Eh, Apa tadi kamu bilang?" "Eh iya, Mas." Rasanya masih kaku menyebut Arlan dengan sebutan mas. Tadi omanya saja malah tertawa waktu mendengar Greta memanggil Arlan mas. Katanya nggak cocok, cocokan manggil om. "Ya udah Mas pacarku yang gantengnya nggak abis-abis, pacarnya yang cantik ini mau kuliah dulu, ya." Arlan terkekeh sambil menarik hidung Greta. "Aduh, Om! Hidungku tu nggak bakalan mancung mau ditarik berapa kali juga." Tuh kan keceplosan lagi. Tapi kayaknya Arlan nggak sadar, buktinya nggak protes. "Abisnya gemes sama kamu." "Ya udah, aku masuk dulu," kata Greta sambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN