• AUTHOR POV • Marsha baru saja tersadar dari lelapnya tidurnya sejak tadi. Ia meraih ponselnya dan mendapati puluhan panggilan dari Rey dan beberapa pesan juga di dalamnya. Matanya seakan di paksa melebar bersamaan dengan tubuhnya yang terperanjat dari ranjang. Tak ingin membuang waktunya serta tak ingin membuat Rey akan kesal padanya. Marsha langsung saja menghubungi Rey kembali. Baru saja terdengar deringan sekali, Rey sudah menjawab panggilannya. "Rey.. Maaf, Aku--" "Kamu ini sedang tidur atau pingsan di sana? Lama sekali" keluh Rey. "Aku tadi sangat lelah, Rey.. " balas Marsha yang masih dengan suara paraunya sehabis bangun tidur. "Aku sejak tadi menunggu mu" jelas Rey jujur. "Iya.. Maafkan Aku. Oh iya, bagaimana keadaan di sana? Dan yah.. Apa kamu sudah berbicara dengan

