Wymer yang baru saja selesai dirawat untuk kedua kalinya, ia baru akan menjatuhkan kepala ke atas bantal yang empuk.. Akan tetapi kemunculan sebuah kepala dari jendela geser di atas kepala ranjang itu membuatnya menghentikan niat tersebut. "Kau baik-baik saja?" Oh, rupanya itu kepala Adolf, ekspresi wajah penuh sesal bercampur malu itu terlihat sangat manis di mata Wymer. "Tidak, rasanya dingin sekali.. Kurasa aku kehilangan terlalu banyak darah." Dia pura-pura menderita, cari perhatian demi imbalan yang belum Adolf bayarkan. "Makanya sudah kukatakan jangan berbuat bodoh seperti itu lagi!" Bukannya diperhatikan seperti yang ia harapkan, Adolf malah memarahinya. Lelaki itu masuk kembali ke klinik lewat jendela, berdiri sambil bersedekap di samping ranjang Wymer. "Kau pikir nyawamu itu m

